Sarapan Sehat dengan Tinutuan, Bubur Manado

Kuliner —Senin, 18 Oct 2021 13:37
    Bagikan  
Sarapan Sehat dengan Tinutuan, Bubur Manado
Sarapan Sehat dengan Tinutuan, Bubur Manado/pinterest

BANDUNG, DEPOST

            Dengan keberagaman yang ada, Indonesia juga memiliki beragam makanan khas dari berbagai daerah. Salah satunya adalah Tinutuan atau lebih dikenal dengan Bubur Manado. Makanan khas Manado, Sulawesi utara ini merupakan olahan bubur dengan berbagai campuran sayur tanpa olahan daginng, sehingga tinutuan ini dapat dibuat dan dinikmati oleh berbagai kalangan. Tinutuan ini biasa disajikan pada pagi hari untuk sarapan dengan beberapa lauk pendamping seperti sambal roa, perkedel nike, ikan cakalang dan lain sebagainya.

Baca juga: Dago Dream Park, Berwisata Dengan Pemandangan Menarik dan Instagramable

Baca juga: Kawah Kamojang Garut, Kawah buatan dengan Pesona Sauna Alam

            Untuk membuat Bubur Manado ini, bahan yang harus dipersiapkan juga mudah didapatkan. Berikut bahan-bahannya :

  • Nasi putih
  • 50gr labu kuning
  • 50gr buah jagung muda
  • Bayam, kemangi dan kangkung secukupnya
  • 2 siung bawang putih
  • 3 siung bawang merah
  • 2 lembar daun salam
  • 1 batang serai
  • 1sdt minyak wijen
  • Garam dan kaldu bubuk secukupnya

Baca juga: Lowongan Kerja Media Online Terbaru 2021-2022, Cek di Sini!

Baca juga: Drama Korea My Name Sub Indo, Kisah Gadis yang Terobsesi Balas Dendam

Cara membuat :

  1. Kupas labu kuning lalu potong dadu. Serut jagung manis. Cuci bersih dan potong sayur lainnya.
  2. Rebus air, lalu masukkan labu kuning dan jagung manis. Setelah matang, masukkan sayur hijau lainnya kemudian tunggu hingga layu.
  3. Tumis bawang putih dan bawang merah yang sudah dihaluskan, kemudian masukkan daun salam, serai, dan minyak wijen ke dalam rabusan sayur. Masukkan garam dan kaldu bubuk secukupnya.
  4. Masukkan nasi dan aduk hingga mengental. Sesuaikan rasa dengan selera. Jika nasi sudah menjadi bubur, angkat dan sajikan.

Selain disajikan secara sederhana, Tinutuan juga biasanya disajikan bersama dengan mi atau sup kacang merah yang disebut brenebon. Khusus di wilayah Minahasan Selatan, Tinutuan disajikan dengan mi yang disebut midal. Dal sendiri diambil dari kata peedal yaitu nama lain dari Tinutuan di wilayah subetnis Tountemboan di Minahasa./Reg

Baca juga: Resep Makanan Nasi Ulam Makanan Khas Betawi yang Gurih Bikin Nagih


Editor: Ajeng
    Bagikan  

Berita Terkait