Kini Warga Jabar Tidak Perlu Antri, Pesan Minyak Goreng Melalui Aplikasi Sapawarga

News —Minggu, 17 Apr 2022 20:10
    Bagikan  
Kini Warga Jabar Tidak Perlu Antri, Pesan Minyak Goreng Melalui Aplikasi Sapawarga
Pemprov Jabar luncurkan Aplikasi Sapawarga untuk pemesanan minyak goreng melalui Program Pemirsa Budiman.* (FOTO: Biro Adpim Jabar)

DEPOSTID (KOTA DEPOK),- Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk membeli minyak goreng. Pembelian minyak goreng khusus curah kini dapat melalui aplikasi Sapawarga dengan koordinasi Ketua Rukun Warga (RW) setempat.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan program pemesanan minyak goreng bersubsidi melalui Aplikasi Sapawarga, di Kota Depok, Jumat (8/4/2022). Program ini digulirkan di tengah kenaikan harga bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) dengan nama “Pemirsa Budiman”.  Yang artinya, singkatan dari Pemesanan Minyak Goreng Curah Bersubsidi via Aplikasi Sapawarga Untuk Ibu-ibu Dimana-mana.

Permirsa Budiman merupakan program sementara di masa krisis, saat kondisi kenaikan harga bahan pokok dan BBM di bulan Ramadan.  Berlaku untuk masyarakat menengah ke bawah. 

"Dalam masa krisis seperti ini kami tugaskan PT Agro Jabar untuk mencari minyak goreng kemudian dibagikan kepada rumah-rumah tangga dengan cara yang nyaman," ungkap Kang Emil.

Pemesanan minyak goreng yang merupakan kolaborasi antara Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar melalui Jabar Digital Service, dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar dan PT. Agro Jabar itu diapresiasi sejumlah Ketua RW dan masyarakat.

Ketua RW 07 Kelurahan Sawangan Baru, Jaelani, misalnya. Ia mengapresiasi pembelian minyak goreng curah melalui aplikasi Sapawarga karena memudahkan warganya mendapatkan minyak goreng dengan harga murah tanpa harus antre berlama-lama.

"Mudah-mudahan aplikasi ini bisa sesuai dengan rencana dan berjalan lancar," kata Jaelani di Pasar Jabar Juara Sawangan Kota Depok, Jumat (08/04/2022).

Jaelani berharap, program ini berjalan lancar karena secara langsung berkaitan dengan warga. Ini sesuatu yang baik bagi warga, apalagi harga minyak goreng Rp14.000 per liter.

Hal yang sama juga dikatakan Solihin yang merupakan Ketua RW 08 Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan. Menurut Solihin, program ini dapat membantu kesulitan warganya, karena saat ini agak sulit untuk mendapatkan minyak goreng curah dengan harga terjangkau.

"Ini sedikit membantu, kuotanya 3 liter sebulan kalau bisa ditingkatkan.  Saya berharap kualitas minyaknya baik, meski hanya curah. Karena saat ini banyak minyak goreng yang dioplos dan dijual di pasaran," ujar Solihin.

Apresiasi terhadap pembelian minyak goreng curah melalui aplikasi, juga disampaikan sejumlah ibu rumah tangga. Salah satunya, Ida Farida, warga Kelurahan Cipayung Raya, Kecamatan Cipayung Kota Depok.

Ida mengaku senang dengan adanya aplikasi pembelian minyak goreng secara online, karena memudahkan para ibu-ibu dalam mendapatkan minyak goreng tersebut.

"Saya senang adanya aplikasi ini. Kalau gampang ini bisa memudahkan kita serta meringankan pekerjaan rumah tangga," katanya.

Hal yang sama juga dikemukakan Yayu Suningsih, warga Kelurahan Cipayung Raya, Kecamatan Cipayung Kota Depok.  Yayu berharap, kualitas minyak goreng curah yang dijual ini bisa mendekati minyak goreng kemasan dan mudah didapatnya.

"Senang kalau mudah mendapatkannya, apalagi kalau murah dan kualitasnya bagus," katanya.

Adapun teknis pemesanan minyak goreng di Aplikasi Sapawarga tidak bisa oleh pribadi, melainkan koordinasi melalui RW (Rukun Warga).  Prioritas wilayah untuk yang harganya minyak gorengnya masih tinggi. Selain untuk meredam lonjakan permintaan, pihak  RW lebih mengetahui siapa saja warga yang paling membutuhkan minyak goreng.

"Jadi, aplikasi Sapawarga dipegang Ketua RW.  Tinggal klik untuk pemesanan minyak gorengnya.  Masukan alamat, berapa jumlahnya, nanti dikirim. Jadi ibu-ibu tak usah antre lagi," tutur Ridwan Kamil.

Cara pesan lewat Sapawarga

Pemesanan melalui koordinasi ketua RW setempat. Pertama ketua RW pengguna Sapawarga wajib melakukan update aplikasi Sapawarga ke versi terbaru 3.1.1. Kedua, setelah masuk aplikasi, klik pada banner PEMIRSA BUDIMAN. Kemudian ketua RW mengisi formulir pemesanan minyak goreng curah sesuai instruksi pada halaman awal formulir.

Selanjutnya ketua RW mendapatkan notifikasi informasi jadwal pelaksanaan pengambilan minyak goreng, dan menginformasikannya kepada warga pemesan.  Namun sebelum melakukan pendaftaran, ketua RW dibantu RT setempat melakukan pendataan permohonan minyak goreng curah ke warga setempat melalui Sapawarga.

Warga melalui RW dan kelurahan/desa mendapatkan informasi jadwal pengiriman minyak goreng curah.  Estimasi waktu penerimaan minyak goreng curah adalah tujuh hari setelah pendataan permohonan sesuai titik yang terpilih.

Ketua RW dibantu RT setempat melakukan pengumpulan uang pembayaran dari warga pada daerah yang telah terpilih (kolektif).  Lalu mengumpulkan wadah dari warga yang akan menerima.  Setelah itu mengumpulkannya di kelurahan (titik terpilih).  Selanjutnya, menunggu kurir pengiriman minyak goreng datang ke alamat Ketua RW.

Di kelurahan atau titik terpilih, PT Agro melakukan pengisian minyak goreng curah ke setiap wadah/jeriken. Selanjutnya ketua RW dibantu RT setempat membagikan minyak goreng curah sesuai pesanan warga.

Syarat pemesanan adalah setiap satu kepala keluarga boleh memesan minyak goreng curah bersubsidi maksimal 3 liter dengan harga Rp14 ribu per liter.

Pasar Rakyat Jabar Juara Sawangan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Pasar Rakyat Jabar Juara Sawangan, Kota Depok, Jumat (08/04/2022) . Hadir dalam acara ini Duta Pasar Rakyat Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil, Wali Kota Depok Mohammad Idris, dan Wali Kota Bogor Bima Arya.

Menurutnya, pasar ini akan membawa manfaat.  Apalagi akses transportasi sebagai mobilitas aktivitas ekonomi pasar yang dekat, sehingga melancarkan pendistribusian.

"Mudah-mudahan masyarakat Sawangan, Depok bisa aktif memanfaatkan pasar baru ini. Ada dua lantai, dekat dengan terminal, sehingga pasar ini menjadi pasar kebanggaan dan memudahkan pedagang, maupun pembeli," ujarnya.

Mohammad Idris mengatakan, pembangunan pasar ini adalah bukti dari terwujudnya visi misi Provinsi Jawa Barat mengenai Pasar Juara.

"Terkait dengan pembangunan pasar ini merupakan salah satu program dalam mewujudkan visi misi Provinsi Jawa Barat, diantaranya Pasar Juara," kata Idris.* (bersumber dari siaran pers / TISHA S KANILAH)

 

Editor: Zizi
    Bagikan  

Berita Terkait