Ulama Lulusan “English for Ulama” Jadi Khatib Salat Tarawih Berjemaah di Depok

News —Rabu, 20 Apr 2022 10:06
    Bagikan  
Ulama Lulusan “English for Ulama” Jadi Khatib Salat Tarawih Berjemaah di Depok
Lulusan program “English for Ulama” Beni Safira menjadi khatib shalat berjamaah.* (FOTO: Biro Adpim Jabar)


DEPOST (KOTA DEPOK),- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjalankan salat tarawih berjemaah di Masjid Al-Ihsan, Kota Depok, Jumat (08/04/2022). Dalam salat tarawih tersebut, lulusan program “English for Ulama” Beni Safira menjadi khatib.

Beni pun menceritakan pengalamannya berdakwah di Manchester, Inggris. Menurutnya, ia dan ulama yang tergabung dalam program English for Ulama mendapat sambutan hangat dari warga Inggris.

"Kami dikirim Pak Gubernur ke Inggris untuk menyampaikan Islam yang rahmatan lil alamin yang ada di Jawa Barat ke pentas dunia.  Alhamdulillah, kami diterima dengan baik dan hangat oleh Kementerian Luar Negeri dan komunitas muslim.  Bahkan yang non-muslim ada yang ikut hadir di acara penyambutan," tambahnya.

“English for Ulama” sendiri merupakan program Pemprov Jabar bekerja sama dengan British Council untuk melatih kemampuan berbahasa Inggris ulama Jabar. Agar para ulama Jawa Barat fasih berdakwah dengan bahasa Inggris. Mereka yang tergabung dalam program “English for Ulama” pun berdakwah soal keindahan Islam di Indonesia, khususnya Jawa Barat.

"Kami di sana berdakwah seperti apa Islam di Indonesia, khususnya Jawa Barat. Karena menurut mereka, muslim di Inggris, Islam itu masih berpatokan ke Timur Tengah. Sehingga ketika mereka mengetahui ada Islam dengan populasi penduduk terbesar muslimnya itu ada di Indonesia, mereka sangat tertarik," ucap Beni.

Beni juga berharap para generasi muda untuk mengikuti program English for Ulama. Sebab, kata Beni, program tersebut sangat inspiratif. Apalagi, mereka dapat mengenalkan Islam di Indonesia, khususnya Jawa Barat, ke masyarakat dunia.

Baca juga: Gubernur Jabar dan Dubes Inggris untuk Indonesia Bahas Penggunaan Energi Baru Terbarukan

"Ini sangat inspiratif. Bukan hanya untuk pribadi, tapi untuk agama Islam secara umum. Semoga ini bisa berlanjut lagi karena kita coba memperkenalkan Islam ke dunia," ucapnya.

"Mudah-mudahan generasi muda bisa belajar bahasa Inggris lebih baik untuk beranjak ke arah spiritual. Apalagi untuk menyebarkan Islam yang rahmatan lil alamin," imbuhnya.

Dalam salat tarawih berjemaah tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan bantuan kepada DKM Masjid Al-Ihsan sebesar Rp50 juta.

Bantuan pembangunan masjid di Depok

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan bantuan untuk pembangunan masjid di lingkungan Pesantren Cendekia Amanah, di Cilodong, Kota Depok, Jumat (08/04/2022).

"Dukungan kepada pesantren ini bagian dari saya sebagai umara. Selain bantuan untuk pembangunan masjid jika pesantren ini membutuhkan keperluan untuk perpustakaan dengan senang hati Pak Kiai bisa mengajukan ke Bagian Kesra (Kesejahteraan Rakyat)," kata Ridwan Kamil.

Kang Emil, mengapresiasi Program Maghrib Mengaji yang masih dilaksanakan di Pesantren Cendekia Amanah. Gerakan Maghrib Mengaji adalah program yang dirintis Kang Emil ketika dirinya menjadi Wali Kota Bandung (periode 2013-2018). Program ini mendorong masyarakat Kota Bandung agar setiap anak-anak usia sekolah belajar membaca dan memahami Al-Qur'an setelah shalat Maghrib sampai menjelang shalat Isya.

 "Maghrib Mengaji saya rintis dulu dari masa Wali Kota Bandung karena ada fenomena anak-anak zaman sekarang pegang handphone itu hampir enam jam per hari. Kalau ini menjadi kebiasaan, saya khawatir banyak mudaratnya dibanding maslahatnya," ujar Kang Emil.

"Maka minimal habis Magrib sampai Isya melakukan tilawah tadarus Al-Qur'an. Saat bulan puasa, waktunya dimajukan sedikit dari pukul lima hingga waktu buka puasa. Itu semangatnya," ungkapnya.

Di akhir acara Kang Emil menyatakan untuk terus bersama memajukan pesantren, juga memotivasi murid-murid Pesantren Cendekia Amanah berinovasi agar menjadi yang terbaik dan bermanfaat bagi umat. Kegiatan ditutup dengan Maghrib Mengaji bersama Gubernur dan jemaah pesantren mengaji surat Al-Lail dan Ad-Duha.* (bersumber dari siaran pers / TISHA S KANILAH)

Baca juga: Target Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Pada November 2022

 

 

Editor: Zizi
    Bagikan  

Berita Terkait