Peluang Investasi Di Kota Semarang

News —Rabu, 27 Jul 2022 18:14
    Bagikan  
Peluang Investasi Di Kota Semarang
Ketua Kadin Kota Bandung, Ir. Iwa Gartiwa, MM. menerima kunjungan kerja dari Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Semarang, Dr. Widyono, MPH dan Ketua Kamar D

DEPOST,- Ketua Kadin Kota Bandung, Ir. Iwa Gartiwa, MM. menerima kunjungan kerja dari Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Semarang,  Dr. Widyono,  MPH dan Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andararasmara SE,MM di Aula Lt. 1 Graha Kadin Kota Bandung, Selasa (26/07/2022).

Pada acara kunjungan ini dihadiri pula oleh  jajaran Pengurus Kadin Kota Bandung, Pengurus Kadin Kota Semarang, Pemerintah Kota Bandung , Direktur Eksekutif Kadin Kota Bandung,dan para undangan. Kunjungan kerja tersebut dalam rangka Temu Bisnis dan Meeting Investment antara Kadin Kota Bandung, Kadin Kota Semarang dan DPMPTSP Kota Semarang.  Dengan tujuan untuk membuka peluang investasi di Kota Semarang.

Pada kesempatan ini, Iwa Gartiwa membuka acara dan sambutan dengan menyampaikan selamat datang dan hormat kepada Pemerintah Daerah Kota Semarang dan Kadin Kota Semarang beserta jajarannya.  Sebagai laporan,  Iwa Gartiwa  mengatakan bahwa Kadin Kota Bandung beberapa waktu lalu baru saja selesai melaksanakan Pelantikan Kepengurusan Baru Masa Bakti 2021-2026 dengan memperkenalkan para Wakil Ketua beserta Komite Tetap- Komite Tetap yang turut hadir dalam acara tersebut.

Disampaikan oleh Iwa Gartiwa, “Kami dari kadin kota bandung sedikit demi sedikit terus melayani para pengusaha dalam rangka  pemulihan ekonomi di Kota Bandung.   Secara kontinyu setiap hari Senin dan  Kamis kami adakan  pertemuan bagi UMKM untuk memberikan edukasi dan solusi termasuk mengenai Digital Marketing.”

“Kemudian kita juga  sinergi dengan berbagai perguruan tinggi untuk program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dan pemanganan  mahasiswa di dunia industri, dan berbagai program lainnya.  Termasuk program baru “Catering Academy” untuk pelatihan para usaha di bidang catering,” tutur Iwa Gartiwa.

Sementara itu dalam sambutannya, Ketua Kadin Kota Semarang  H. Arnaz Agung Andararasmara mengucapkan terima kasih dan salam hormat kepada Ketua Kadin Kota Bandung serta kepada Kepala DPMPTSP Kota Semarang yang  bersedia mengadakan kerjasama dalam acara kunjungan kerja ini.

“Sekarang kita ini dituntut harus terus kreatif  dan mengembangkan Inovasi.  Sejalan dengan tujuan tersebut, kita datang untuk mengetahui bagaimana kita bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan Kadin Kota Bandung dan DPMPTSP.  Untuk dapat mengembangkan  iklim  peluang –peluang  investasi dan menumbuhkan kembali  perekonomian,” ujar Arnaz.

Dikatakan oleh Arnaz, tahun 2021, Pemerintah Kota Semarang ini tertinggi ekonominya di Indonesia.  Karena di zaman Walikota ini semuanya serba dipermudah baik perizinan dan lain-lain.

“Semarang ini jadi kota bersinergi dalam bidang manufaktur.  Lalu menjadi kota industri pariwisata.   Ada 3 faktor yang membuat Kota Semarang ini tinggi pertumbuhan ekonominya se-Indonesia, yaitu karena faktor transportasi, kuliner dan perumahan,” ungkap Arnaz.

Ditambahkan Arnaz, “Saya siap mengawal para pengusaha di Kota Bandung yang akan berinvestasi di Kota Semarang.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas DPMPTSP Kota Semarang Dr. Widyono., MPH mengatakan bahwa  era perbandingan, pertandingan dan kompetisi sudah dilalui sekarang ini era kolaborasi.

Menurut Widyono bahwa sektor industri ini masih menjadi sektor yang menjanjikan, seperti marketplace, itu kita rangkul semua di Kota Semarang.

 

Rekomendasi

Selanjutnya mewakili Pengurus Kadin Kota Bandung, Ir. Rommy Zulkarnain, MBA. dari Komite Tetap Co-Working Space memberikan hasil rekomendasi Kadin Kota Bandung untuk kolaborasi  dalam peluang investasi di Kota Semarang.  Berikut rekomendasinya:

  1. Kadin Kota Bandung mengapresiasi Pemerintah Kota Semarang, akan menghasilkan rekomendasi kedua antara Walikota Semarang dengan Walikota Bandung
  1. Tol serta kereta cepat yang menghubungkan Kota Bandung dan Kota Semarang, untuk mempermudah dalam berbagai bidang usaha dan investasi misal bahan tekstil.
  2. Akselerasi digitalisasi dan inovasi antara Kota Semarang dengan Kota Bandung. Dibuat tim teknis bisnis yang ada di Kota Semarang.
  3. Kadin Bandung memiliki Lembaga Sertifikasi Perkantoran.  Misal perguruan tinggi ketika akreditasi ijazah, mahasiswa selain ijazah juga sertifikat pendamping jika bisa kolaborasi dengan Kota Semarang
  4. UMKM Kota Bandung sangat tertarik untuk berbisnis di Kota Semarang, misal bahan PDL, PDH.* (TISHA SATYA K)

 

 

 

 

 

 

Editor: Zizi
    Bagikan  

Berita Terkait