Coinstore Singapore Berkunjung ke Kadin Kota Bandung

News —Kamis, 4 Aug 2022 11:07
    Bagikan  
Coinstore Singapore Berkunjung ke Kadin Kota Bandung
Jajaki pasar kripto di Kota Bandung, Coinstore Singapore berkunjung ke Kadin Kota Bandung.* (FOTO: Dok. Kadin Kota Bandung)

DEPOST,- Setiap Cripto Company di Indonesia harus masuk ke bursa besar dunia, hal itu sesuai dengan aturan BAPPEBTI.  Umumnya masyarakat di Indonesia yang bergelut di bidang aset digital  tidak tahu dan tidak mempunyai akses.  Untuk itu Komite Tetap (Komtap) Aset Digital Kadin Kota Bandung yang digawangi oleh Raine Renaldy dibawah Wakil Ketua Bidang Jasa Keuangan, Ir. M. Shobiri Hamid F. menggagas untuk mendatangkan Coinstore Singapura ke Kadin Kota Bandung.  Tujuannya untuk memberikan pemaparan dan menjajaki kerjasama dalam pasar kripto di Kota Bandung sebagai pasar potensial.

Ketua Kadin Kota Bandung, Ir. Iwa Gartiwa, MM. menemui SEA Coinstore Singapore Mr. Mr. Mantrod bersama perwakilan Coinstore Indonesia, Irvan, di Graha Kadin Kota Bandung, Rabu (03/08/2022).  Iwa didampingi Wakil Ketua Bidang Jasa Keuangan Ir. M. Shobiri Hamid F, Wakil Ketua Bidang Media, Periklanan dan Penerbitan, Harris Sugiharto, Komite Tetap Aset Digital Raine Renaldy, Komite Tetap Aplikasi Novianty, Komite Tetap Pasar Modal Anggi Wira Anggara dan Komite Tetap Konten Kreator Angga Sastra Wijaya.  Juga Komite Tetap Desain Fashion, Desain Produk dan Kerajinan, Nofidi Hatjatiawan E serta Direktur Eksekutif Ridwan Kurniawan.

Shobiri Hamid memberikan sambutan dalam pertemuan tersebut.  Menurutnya, cripto merupakan bisnis baru dan akan menjadi bisnis di masa depan yang bisa menjanjikan  Masalahnya adalah keterlambatan kita karena sebagian orang masih bingung dengan bisnis ini.  Selain itu, masih memikirkan cara untuk berbisnis crypto ini.  Seperti dikemukakan dalam siaran pers Kadin Kota Bandung.

Mr. Mantrod  Cow  mengungkapkan, tujuan dari kunjungan Coinstore ke Kadin Kota Bandung untuk mencoba pasar kripto di Indonesia, khususnya di Kota Bandung.  Apalagi, menurut Mr. Cow, Indonesia sangat terkenal dan  Indonesia mendukung future assetTetapi memang, masih banyak orang yang belum paham

“Coinstore saat ini berada di peringkat ke-30 di dunia untuk secure and protection platform.  Kami berkomitmen bekerjasama dengan Kadin Kota Bandung  untuk memberikan yang terbaik,”  katanya

Sejalan dengan itu, Raine Renaldy menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Kadin Kota Bandung akan mengadakan beberapa kegiatan.  Salah satunya  kick off pada Opening Ceremony paling cepat di Bulan September 2022 ini.  Sekaligus ada even kripto dengan BAPPEBTI yang akan disaksikan oleh Kementrian Perdagangan RI.  Setelah itu, akan ada even-even kecil dan mediumnya.

Walaupun kita ada di Kota Bandung, kegiatan ini pasti bisa menjadi nasional dan mendunia.  Coinstore singapura akan mendukung, termasuk dalam even-even tersebutYang penting kita bisa memfasilitasinya di sini,” ujar Raine.

Baca juga: Sewu Dino Bagian 18

Raine juga mengatakan kuaitas investor di Kota Bandung sangat bagus, Coinstore Singapura  akan membantu Indonesia

“Sekarang yang punya aset di Indonesia percepatannya sekitar 15 juta orang.  Berkali-kali lipat dari pengguna saham.   Tetapi dari 15 juta orang kita tidak mau ada orang yang hanya ikut ikutan.  Kita membawa ekosistem dari luar dan juga ekosistem dari Indonesia,” tambahnya. 

Selanjutnya menurut Raine, untuk membuat Cripto Company yang di indonesia ada sekitar 600-an tapi yang akan kita push sekitar 100 an.  Untuk memenuhi regulasi dari pemerintah ada 30 faktor, sehingga nantinya Cripto Company di Indonesia yang tidak tahu cara bisnisnya tapi ingin membuat perusahaan akan kita eliminir terlebih dahulu untuk kita bantu.  Dan yang sudah jadi company itu akan memberikan contoh kepada Cripto Company yang akan muncul.  

“Coinstore bisa melesat dan menjadi top 30 di dunia karena fokus ke securities.  Beberapa cripto di India mau membuka untuk hadir di Kota Bandung .  Cripto di India tidak melarang dan tidak memberikan regulasi apapun jadi kapan pun bisa di banned,” terang Raine.

“Nanti akan ada beberapa regulasi yang kita sarankan kepada BAPPEBTI untuk regulasi di Indonesia.  Kita mendukung teknologi dan percepatan teknologi di Indonesia, lebih cepat dari pada negara lain.  Kita juga melakukan pendampingan progam bersama BAPPEBTI kepada perusahaan-perusahan di Indonesia.  Dalam hal ini, Coinstore akan menjadi global district patner sehingga ada jalan untuk para company Indonesia dari yang tidak tahu menjadi tahu dan paham,” ujarnya.* (TISHA S KANILAH)

 

Baca juga: Cegah Perundungan, Ridwan Kamil: Guru Awasi Jam - Jam Kritis

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor: Widya
    Bagikan  

Berita Terkait