Ahsan/Hendra Raih Medali Perak dalam Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022

News —Senin, 29 Aug 2022 13:35
    Bagikan  
Ahsan/Hendra Raih Medali Perak dalam Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan atau The Daddies harus berlapang dada dengan medali perak di BWF World Championship 2022 atau Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022.* (FOTO: Twitter @INABadminton )

DEPOST,- Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan atau The Daddies harus berlapang dada dengan medali perak di BWF World Championship 2022 atau Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022. The Daddies dikalahkan oleh ganda putra terbaik Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik di laga final BWF World Championship 2022 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang pada Minggu (28/08/2022).

The Daddies kalah dari Aaron/Soh di straight game dengan skor 19-21 dan 14-21 dengan waktu pertandingan 40 menit. Ini merupakan kali pertama The Daddies kalah di Kejuaraan Dunia. Sebelumnya, The Daddies selalu berhasil merebut gelar juara di tahun 2013, 2015 dan 2019.

Ahsan/Hendra juga belum berhasil buka puasa gelar di turnamen individu. Terakhir kali, pasangan senior itu juara di turnamen individu terjadi di BWF World Tour Finals 2019.  Namun momen ini menjadi kali pertamanya bagi Aaron/Soh menjadi gelar juara dunia.

Final BWF Championship 2022 ini adalah pertemuan ke-11 antara The Daddies dan Aaron/Soh. The Daddies unggul di rekor pertemuan Aaron/Soh dengan 7 kemenangan. Namun, di dua pertemuan terakhir Aaron/Soh mengalahkan The Daddies di Olimpiade Tokyo 2022 dan Malaysia Open 2022.

Di gim pertama, The Daddies memulai dengan baik dengan unggul 3-0. Setelah itu, Aaron/Soh mulai menekan dan memperbaiki pola permainan. Skor kemudian menjadi berimbang 6-6. Akan tetapi, Ahsan/Hendra mampu mengambil alih permainan dengan mencetak 4 poin berturut-turut.

Baca juga: Jokowi Kunjungi Pasar Cicaheum Bandung, Perhatian Pemerintah Bantu Tingkatkan Perekonomian

Di interval gim pertama, ditutup dengan Skor 11-7 dan di mungguli oleh The Daddies. Seusai jeda, pertandingan menjadi semakin sengit. The Daddies unggul menjauh dengan skor 16-11. Namun, Aaron/Soh kemudian berhasil menyusul skor menjadi 19-19 setelah memenangi reli 71 pukulan.

Hingga akhirnya, Aaron/Soh bisa unggul untuk kali pertama yang diraih di gim poin. Smash kuat dari wakil Malaysia mengantarkan mereka dengan kemenangan 21-19.  Di gim kedua, duel antara wakil Malaysia dan Indonesia menjadi semakin sengit. Mereka terus saling menyerang dan saling kejar-kejaran skor.

Aaron/Soh sempat membuat beberapa kesalahan seperti saat melakukan servis. Namun, mereka bisa melancarkan serangan efektif dan menutup interval gim kedua dengan skor 11-9. Laga pun berlanjut, Aaron/Soh kembali mendapatkan momen dan memperlebar skor menjadi 15-11.

The Daddies terlihat begitu kesulitan dalam menembus pertahanan lawannya. Akurasi dan kekuatan pukulan mereka menjadi melemah.  Hingga akhirnya, Aaron/Soh dapat mendapat poin demi poin dan akhirnya meraih kemenangan dengan skor 21-14 di gim kedua setelah drop shot yang diberikan tak bisa dikembalikan oleh lawannya.* (PARISAINI R ZIDANIA)

Baca juga: Bale Kambang dan Karang Nini di Pangandaran, Simpan Kisah Sedih Mengharukan

Editor: Widya
    Bagikan  

Berita Terkait