Waduh! Batu Cikabuyutan Pemberi Tanda Bencana di Pangandaran Hilang

News —Jumat, 15 Oct 2021 12:46
    Bagikan  
Waduh! Batu Cikabuyutan Pemberi Tanda Bencana di Pangandaran Hilang
Waduh! Batu Cikabuyutan Pemberi Tanda Bencana di Pangandaran Hilang/Seorang Budayawan Abah Kundil saat mengecek lokasi Situs Batu Cikabuyutan yang Hilang

PANGANDARAN, DEPOST.ID

Situs batu Cikabuyutan yang merupakan salah satu peninggalan sejarah di Kabupaten Pangandaran menghilang.

Situs batu Cikabuyutan yang hilang tersebut semula berada di Dusun Binangun, Desa Kondangjajar, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Salah Seorang budayawan Kabupaten Pangandaran Abah Kundil menyebutkan, batu Cikabuyutan menyerupai gajah yang terbagi menjadi tiga bagian.

"Ada bagian kepala, bagian badan dan bagian ekor," terang Kundil.

Menurut Kundil, dari tiga bagian batu Cikabuyutan saat ini yang ada hanya bagian kepala saja. Batu Cikabuyutan ini sudah ada sejak tahun 1800, masyarakat meyakini batu tersebut merupakan salah satu simbol pemberi informasi bencana alam.

Batu Cikabuyutan digunakan oleh orang tua terdahulu bernama Aki Geude dan Nini Geude.

"Jika akan terjadi bencana alam, batu Cikabuyutan biasanya berputar dan mengeluarkan dentuman suara yang menggelegar," ungkapnya.

Baca juga: Undur-undur Laut Crispy Kuliner Khas Pesisir Kebumen yang Unik dan Renyah

Baca juga: Pangdam III Siliwangi, Tutup TMMD Ke 112 Tahun 2021 di Kodim 0617 Majalengka

Kalau batu itu berputar dan mengeluarkan suara mengelegar, kata dia, Aki Geude dan Nini Geude langsung memberi kabar masyarakat akan terjadi bencana alam dan harus berhati-hati.

"Pada tahun 1970 ke tiga batu Cikabuyutan sempat menghilang dan ditemukan oleh Eyang Ajasana namun tidak lama setelah ditemukan kembali menghilang dan pada tahun 1990 ditemukan lagi oleh Abah Asnawi namun ditempat yang berbeda," tuturnya.

Abah Asnawi menemukan batu Cikabuyutan di komplek Bandara Udara Nusawiru dan berdasarkan kesepakatan para tokoh akhirnya dikembalikan ke tempat asal.

Kundil menjelaskan, saat ini para tokoh budayawan masih mencari keberadaan sebagian dua batu Cikabuyutan bagian badan dan ekornya yang hilang.

"Bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan dua batu Cikabuyutan untuk berkoordinasi dengannya supaya barang bersejarah tersebut terdata dan tertata sesuai keasliannya," pinta Kundil, (Deni)

Baca juga: Hasil Argentina vs Peru World Cup: Lionel Messi dan Team Mendekati Tempat Piala Dunia Setelah Kemenangan Kualifikasi Terakhir

Baca juga: Keindahan Gunung Arjuna Dengan Pesona Mistis di Dalamnya

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait