Rugikan Negara 50 Miliar, Kades Cikole Non Aktif dan Mantan Kades Cibogo, Di Amankan Polda Jabar

News —Jumat, 29 Oct 2021 17:02
    Bagikan  
Rugikan Negara 50 Miliar, Kades Cikole Non Aktif dan Mantan Kades Cibogo, Di Amankan Polda Jabar
Poto : Dirketur Ditreskrimsus Polda Jabar didampingi Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Jabar AKBP Maruly Pardede di Mapolda Jabar./ lE

DEPOST, - Ditreskrimsus Polda Jabar mengamnkan Jajang Ruhiyat, Kepala Desa (Kades) Cikole nonaktif dan eks Kepala Desa Cibogo Maman Suryaman terkait tindak pidana korupsi terjadi di lingkungan pemerintah desa di Kab. Bandung Barat.

Saat ini Keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tanah, keduanya diduga menyalahgunakan wewenang dan memindahtangankan tanah kas desa, tepatnya Lapang Persil 57 seluas 8 hektare di Desa Cikole dan Cibogo, Kecamatan Lembang, Kabupaten bandung Barat (KBB).

Direktur Ditreskrimsus Polda Jabar Kombes Pol Arif Rachman mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan yang diterima polisi tentang dugaan tindak pidana korupsi pada April 2021 lalu. Kemudian, polisi melakukan rangkaian penyelidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi dan mencari barang bukti.

"Kami mengamankan dua orang (Jajang Ruhiyat dan Maman Suryaman) yang diduga melakukan tindak pidana korupsi. Kemudian kami gelar perkara. Hasilnya, kedua orang itu kami tetapkan tersangka dan kami tahan". Kata Dirketur Ditreskrimsus Polda Jabar didampingi Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Jabar AKBP Maruly Pardede di Mapolda Jabar, Kamis (28/10/2021).

Kombes Pol Arif Rachman menjelaskan, bahwa Kedua pelaku, Jajang Rugiyat dan Maman Suryaman, menghapus aset tanah desa dengan menerbitkan surat keputusan kepala desa dan mengalihkannya tanpa izin atau persetujuan dari pemerintah daerah setempat.

Baca juga: The Beaty of the Ciletuh Geopark Sukabumi Indonesia

Baca juga: Pesona Destinasi Wisata Geopark Ciletuh Sukabumi

"Akibat aksi dua pelaku dan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), negara mengalami kerugian sekitar Rp 50.696.000.000 miliar". Jelas Kombes Pol Arif Rachman.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku, Jajang Ruhiyat dan Maman Suryaman disangkakan melanggar Pasal 2, Pasal 3, dan Pasal 9 serta Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana. 

Kombes Pol Arif Rachman. mengatakan, Ditreskrimsus Polda Jabar, akan mengembangkan kasus ini, tak menutup kemungkinan ada pihak lain yang terlibat. Penyidik berharap masyarakat di Jawa Barat untuk proaktif jika ada oknum-oknum pejabat yang diduga telah melakukan penyelewengan semacam ini. 

"Tentunya akan kami lakukan tindakan lanjutan tak menutup kemungkinan ada pihak lainnya. Jangan sampai menyalahgunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi. Apalagi kerugiannya amat besar seperti kasus ini". Tutupnya.

Baca juga: Project Cambria: Headset VR Kelas atas yang Dirancang untuk Metaverse Facebook

Baca juga: Xavi Tetap di Al-Sadd Membagikan Kiriman Penggemar yang Memohon Kepada Manajer untuk Tidak Pergi Ke Barcelona




Editor: Ajeng
    Bagikan  

Berita Terkait