Wadahi Aspirasi, Polda Jabar Gelar Bhayangkara Mural Festival 2021

News —Sabtu, 30 Oct 2021 16:16
    Bagikan  
Wadahi Aspirasi, Polda Jabar Gelar Bhayangkara Mural Festival 2021
Poto : Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri, M.Si. meminjau peserta Bhayangkara Mural Festival 2021/Le

BANDUNG, DEPOST- Sebanyak 31 peserta mengikuti Bhayangkara Mural Festival 2021 piala Kapolda Jabar bertempat di Kiara Artha Park Kota Bandung.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri, M.Si. menyampaikan, Baru saja tadi kita bersama-sama untuk mengikuti acara Bhayangkara Mural festival tahun 2021 yang secara resmi langsung dilakukan Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui virtual.

"Bhayangkara festival itu dilakukan dalam rangka untuk mewadahi aspirasi ekspresi bagi seluruh warga masyarakat khususnya para seniman untuk berekpresi melalui karya-karya seni terbaiknya dan kita fasilitasi". Ujar Kapolda Jabar Saat Meresmikan Bhayangkara Mural Festival 2021 di Kiara Artha Park. Sabtu (30/10/2021)

Dofiri menjelaskan, 31 peserta itu setelah melalui seleksi dari masing-masing Polres, kemudian ada beberapa 5 ( lima ) karya sketsanya sudah kita kirimkan ke Mabes Polri dan dari 5 (lima), 1 ( satu ) yang dilombakan.

"Semua bebas untuk mengekspresikan tetapi sekali lagi mural adalah seni, Seni itu keindahan jadi kalau jadi kalau sifatnya universal". Jelasnya.

Menurutnya, Sifat seni dan keindahan tentunya apa yang diekspresikan harus jauh dari kebencian, intimidasi, provokasi, kritik-kritik yang membangun dan cara melukis dan juga tentunya dilakukan pada tempat yang tepat. Selain dari tempat yang tepat kemudian juga memenuhi kaidah norma-norma keindahan itu sendiri.

Baca juga: Resahkan Warga, Dua Pelaku Begal Diringkus Polisi

Baca juga: Honda Telah Mengembangkan Mesin Prototipe untuk Roket


“Bedanya mural dengan vandalime pada dasarnya sama saja coretan dinding atau tembok namun ada bedanya kalau vandalisme coretan yang tidak bertanggung jawab, karena tembok orang di coret dan di gambar fasilitas umum yang semestinya tidak boleh di coret, tapi sekali lagi mural itu harus tepat pada tempat yang tepat sarananya juga tetap memenuhi kaidah keindahan itu sendiri". Tutur Dofiri.

Ia berharap, Semoga kedepannya akan terus dilaksanakan dalam hari Bhayangkara atau moment tertentu untuk memfasilitasi para muralis di tempat-tempat umum, layak dan tentunya bisa untuk mengekpresikan karya-karyanya.

"Berharap wilayah- wilayah kabupaten dan kota yang ada di Jawa Barat mudah-mudahan ekpresi tadi terwadahi, kritikannya juga tersampaikan tetapi norma-norma seninya tetap harus diperhatikan juga jadi tidak jadi tidal liar bukan Vandalisme". Pungkasnya. (Le)

Baca juga: Klopp Mengatakan Itu Akan Menjadi Kejahatan Untuk Mengistirahatkan Salah vs Brighton

Baca juga: Perkembangan Quartararo ke MotoGP Brutal


Editor: Ajeng
    Bagikan  

Berita Terkait