Pimpin Apel Kesiapsiagaan, Gubernur Jabar : Aparat Kewilayahan Proaktif Melihat Titik Rawan Bencana

News —Selasa, 23 Nov 2021 12:06
    Bagikan  
Pimpin Apel Kesiapsiagaan, Gubernur Jabar : Aparat Kewilayahan Proaktif Melihat Titik Rawan Bencana
Poto : Apel Siaga bencana tahun 2021 di depan Gedung Sate Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung. Selasa (23/11/2021)

Kota Bandung, Depost.id 

Apel Siaga bencana tahun 2021 dengan mengusung tema "Melalui sinergitas Pemerintah Provinsi Jawa Barat, TNI, Polri dan Instansi terkait serta elemen masyarakat siap menghadapi ancaman bencana Hidrometeorologi di Jawa Barat", yang dilaksanakan di depan Gedung Sate Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung. Selasa (23/11/2021)

Kegiatan dipimpin langsung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan dihadiri Pangdam III Siliwangi Mayjen Agus Subiyanto, Kapolda Jabar yang diwakili Wakapolda Brigjen Pol. Edy Tambunan, Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono, Kepala BPBD Provinsi Jawa Barat Dani Ramdan beserta para personel TNI, Polri, Basarnas, PMI dan Instansi terkait lainnya.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meminta kepala daerah Kabupaten/Kota di Jabar untuk proaktif dalam mengantisipasi adanya bencana alam. Pria yang akrab disapa Kang Emil ini tidak ingin pemerintah baru bergerak setelah ada bencana dan korban.

"Saya minta waspada (Kepala Daerah) sampai bulan Maret 2022 ada curah hujan yang lebih tinggi dan tidak biasa yang punya potensi longsor dan banjir lebih sering". Katanya.

Baca juga: Wisata Pantai Air Manis Padang yang Memiliki Cerita Legenda

Baca juga: Resep Makanan Donat Pisang Empuk dan Manis

Baca juga: Pelaku Pembacokan Di Solokan Jeruk, Berhasil di Ringkus Polisi

Kang Emil juga menyebutkan, salah satu upaya yang bisa dilakukan kepala daerah yaitu apel kesiapsiagaan terhadap bencana di kewilayahan. Melalui apel kesiapsiagaan, pemerintah akan lebih mudah melakukan antisipasi bencana alam di wilayahnya. 

"Mohon apel siaga dengan Muspida (Musyawarah Pimpinan Daerah) untuk kesiapsiagaan terhadap potensi bencana". Ujarnya. 

Selain apel kesiapsiagaan, Kang Emil menuturkan aparat kewilayahan di tingkat kecamatan juga harus proaktif dalam melihat potensi bencana alam.

"Aparat kewilayahan harus proaktif dalam melihat bencana alam mulai dari titik - titik rawan bencana di wilayahnya masing - masing". Pungkasnya. (Le)

Baca juga: Pelaku Pembacokan Di Solokan Jeruk, Berhasil di Ringkus Polisi

Baca juga: Modus Jadi Wanita, Pria di Bandung Jadi Begal Payudara

Editor: Rere
    Bagikan  

Berita Terkait