KTT G-20 Bali, Bangkitkan Keterpurukan Ekonomi

News —Rabu, 19 Jan 2022 09:27
    Bagikan  
KTT G-20 Bali, Bangkitkan Keterpurukan Ekonomi
KTT G-20 Bali | Humas Jabar

DEPOSTID (KOTA DENPASAR)- Dalam penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di Bali tahun 2022, Indonesia secara resmi menerima estafet keketuaan atau Presidensi KTT G-20 dari Italia. KTT G-20 bisa menjadi lokomotif peningkatan ekonomi bagi warga Bali yang sedang terpuruk akibat pandemi COVID-19. Hal tersebut dikemukakan Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) Ridwan Kamil yang juga Gubernur Jawa Barat, di Kota Denpasar, Selasa (18/1/2022).

Menyambut gelaran KTT G-20 ini, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjadi salah satu panitia yang terlibat aktif dalam membahas penggunaan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia. Kang Emil juga akan melayani secara langsung tamu-tamu yang berniat untuk berinvestasi di Indonesia terkait penggunaan EBT.

Baca juga: Kredit Masyarakat Ekonomi Sejahtera Diharapkan Beri Dampak Positif Menyeluruh

Ia menuturkan, terkait isu penggunaan EBT, Pemerintah Indonesia berkomitmen pada 2050 tidak ada lagi penggunaan bahan bakar fosil.

"Kedepan, cari listriknya dari air, angin, panas bumi, dan dari panas matahari. Ini membutuhkan waktu. Karena pada 2050, Indonesia harus new zero carbon commitment sesuai dengan pertemuan di Glasgow pada tahun lalu," ujarnya.* -SHA

Baca juga: Pedagang Pasar Seni Kumbasari Bali Apresiasi Penyaluran Kredit Perbankan

Editor: Putri
    Bagikan  

Berita Terkait