Kampung Naga Tasikmalaya,Unik dengan Tradisi Budaya yang Terjaga

Pendidikan —Sabtu, 16 Oct 2021 11:29
    Bagikan  
Kampung Naga Tasikmalaya,Unik dengan Tradisi Budaya yang Terjaga
Kampung Naga Tasikmalaya,Unik dengan Tradisi Budaya yang Terjaga/ pinterest

TASIKMALAYA, DEPOST

Jika kita menelisik ke sebuah kabupaten di jawa barat, tepatnya Kabupaten Tasikmalaya Mungkin yang sangat familiar dari sana adalah kampung Naga.
Kampung Naga adalah salah-satu bukti bahwa bumi tatar pasundan memiliki masyarakat yang memegang teguh tradisi para leluhur, di tengah arus kuat modernisasi

Kampung Naga merupakan perkampungan adat yang terletak di provinsi Jawa Barat.
Selain itu Kampung Naga juga bukanlah sebuah objek wisata, maupun kampung wisata layaknya tempat wisata kekinian yang sedang trend.
Masyarakat adat Kampung Naga tidak ingin budaya mereka terpangaruh dengan kedatangan orang yang bukan penduduk Kampung Naga.

Namun, masyarakat di luar tidak bisa terbendung terus-terusan datang ke Kampung Naga.
Pada akhirnya, masyarakat Kampung Naga mulai terbiasa dengan kedatangan tamu dari luar, atau para wisatawan.
Kita mengenal bahwa konsep tentang peradaban yang maju di dunia ini sangat dipengaruhi oleh kelestarian budaya, maupun pengetahuan, dan kesadaran atas sejarahnya.

Baca juga: PWI Kota Bandung, Gelar Raker dan Press Gathering 2021 di Pangandaran

Baca juga: Tim BPCB Banten Pernah Temukan Tumpukan Bekas Kerang Besar di Desa Selasari Pangandaran

Alasan meninggalkan budaya para leluhur, terkadang mengatasnamakan modernisasi.
Padahal, modernisasi bukan berarti harus melenyapkan kearifan lokal.
Ini lah mengapa para penduduk di kampung Naga tidak mudah terpengaruh oleh kemajuan jaman.

Sejarah penamaan Kampung Naga merujuk kepada lokasi, atau letak geografis Kampung Naga yang berada di gawir.

Gawir merupakan bahasa sunda yang bermakna tepian, atau sisi jurang. Dalam bahasa sunda, Kampung Naga diambil dari istilah Kampung Nagawir.

Baca juga: Kapolsek Pacet Bersama Kanit Binmas Tinjau Vaksinasi Dalam Rangka Persiapan Pilkades Serentak Desa Cikitu Kabupaten Bandung

Baca juga: Barang Kuno Banyak Ditemukan di Desa Selasari Pangandaran yang Masuk 50 Besar dalam Ajang ADWI 2021

Daya tarik yang pertama dari Kampung Naga Tasikmalaya, Jawa Barat adalah arsitektur bangunannya yang masih terjaga keasliannya

Bahan bangunan, hingga tata letaknya tidak asal-asalan. Terdapat aturan yang harus ditaati, serta terdapat nilai filosofis dari arsitektur bangunannya.

Bangunan yang dijadikan berjumlah 100 rumah. Bahan bangunannya tidak boleh menggunakan bahan tembok.
Bahan baku utamanya dari bambu,dan kayu, sementara atapnya terbuat dari ijuk, atau nipah.
Selain itu tata letak rumah haruslah menghadap ke selatan, atau utara, dan memanjang ke arah timur atau barat.

Baca juga: Kapolsek Pacet Bersama Kanit Binmas Tinjau Vaksinasi Dalam Rangka Persiapan Pilkades Serentak Desa Cikitu Kabupaten Bandung

Baca juga: Barang Kuno Banyak Ditemukan di Desa Selasari Pangandaran yang Masuk 50 Besar dalam Ajang ADWI 2021

Kampung Naga juga sangat terisolir dikarenakan tidak adanya listrik,internet atau teknologi lain nya,disana kita benar-benar akan di ajak ke masa-masa jaman dahulu.

Hal tersebut bisa dilihat saat anda berkunjung ke Kampung Naga, terutama di lokasi lumbung padi, alat untuk menumbuk padi masih menggunakan alat tradisional.

Agama masyarakat Kampung Naga adalah agama Islam. Sementara mata pencaharian masyarakatnya bersumber dari pertanian, beternak, serta berkebun. Dan Kampung Naga memiliki luas sekitar 1,5 hektar..

Di kawasan tersebut juga terdapat lokasi yang dilarang keras untuk dimasuki oleh para pengunjung.
Dan nama lokasinya disebut dengan Hutan Larangan atau hutan terlarang.
Jika anda ingin berkunjung ke kampung Naga sebelumnya harus meminta ijin terlebih dahulu pada pengurus setempat. NN

Baca juga: Barang Kuno Banyak Ditemukan di Desa Selasari Pangandaran yang Masuk 50 Besar dalam Ajang ADWI 2021

Baca juga: Tim BPCB Banten Pernah Temukan Tumpukan Bekas Kerang Besar di Desa Selasari Pangandaran


Editor: Ajeng
    Bagikan  

Berita Terkait